Berita

Ditjen PKH Tekankan Pentingnya Kualitas DOC untuk Menjamin Keberhasilan Budidaya Ayam

Published

on

Spread the love
@ditjen_pkh

SobatTernak, Kementerian Pertanian menegaskan komitmen distribusi DOC yang lebih adil dan transparan. Bersama Plt Bupati Pati, GPPU, dan perwakilan peternak mandiri, disepakati langkah untuk memastikan kepastian akses DOC serta menjaga keberlanjutan usaha perunggasan. Produksi DOC nasional tersedia. Fokusnya adalah distribusi tepat sasaran agar peternak terlindungi dan usaha tetap stabil. Sobat Ternak, simak penjelasan lengkapnya pada video berikut ini. #DukungPeternakLokal #KementanRI #SwasembadaPangan #Pati

♬ suara asli – Peternakan dan Kesehatan Hewan – Peternakan dan Kesehatan Hewan

Pendahuluan

Melalui video edukatif di media sosial, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menyoroti faktor krusial yang sering dianggap sepele oleh peternak, yaitu kualitas DOC (Day Old Chick) atau anak ayam umur sehari.

Keberhasilan usaha peternakan ayam sangat ditentukan sejak awal, yakni dari kualitas DOC yang digunakan.


DOC Berkualitas Jadi Fondasi Utama

Dalam video tersebut, Ditjen PKH menegaskan bahwa DOC bukan sekadar bibit, melainkan fondasi utama dalam seluruh siklus produksi ayam, baik broiler maupun layer.

DOC yang berkualitas umumnya memiliki ciri-ciri:

  • Aktif dan lincah
  • Mata cerah dan terbuka sempurna
  • Bulu kering dan bersih
  • Tidak cacat fisik
  • Nafsu makan baik

Sebaliknya, DOC yang tidak memenuhi standar berisiko tinggi menyebabkan:

  • Pertumbuhan tidak optimal
  • Tingkat kematian (mortalitas) tinggi
  • Konversi pakan buruk
  • Kerugian ekonomi bagi peternak

Kenapa Pemilihan DOC Sangat Krusial?

Video ini menekankan bahwa banyak kegagalan peternak sebenarnya sudah dimulai sejak pemilihan DOC.

Kesalahan umum yang sering terjadi di lapangan antara lain:

  • Membeli DOC tanpa memperhatikan sumber hatchery
  • Tergiur harga murah tanpa jaminan kualitas
  • Tidak melakukan pengecekan fisik saat penerimaan

Padahal, DOC yang baik akan menentukan:

  • Kecepatan pertumbuhan ayam
  • Efisiensi pakan
  • Ketahanan terhadap penyakit

Artinya, kesalahan di awal tidak bisa diperbaiki di tengah jalan.


Peran Pemerintah dalam Menjamin Mutu DOC

Melalui Ditjen PKH, pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga standar mutu DOC di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui:

  • Pengawasan hatchery (penetasan)
  • Sertifikasi dan standar mutu DOC
  • Pembinaan pelaku usaha pembibitan
  • Edukasi kepada peternak

Langkah ini bertujuan agar DOC yang beredar di masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan kualitas.


Pesan Tersirat: Peternak Harus Lebih Selektif

Selain edukasi teknis, video ini juga membawa pesan kuat kepada peternak: jangan kompromi soal kualitas DOC.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan peternak:

  • Membeli DOC dari sumber terpercaya
  • Memastikan ada sertifikat atau jaminan kualitas
  • Mengecek kondisi DOC saat datang
  • Segera melakukan penanganan awal (brooding) dengan benar

Dengan langkah ini, risiko kerugian dapat ditekan sejak awal.


Dampak Langsung terhadap Produktivitas

DOC yang berkualitas akan memberikan efek domino positif, seperti:

  • Pertumbuhan ayam lebih seragam
  • Waktu panen lebih cepat
  • Biaya produksi lebih efisien
  • Keuntungan lebih maksimal

Sebaliknya, DOC yang buruk akan terus “membebani” performa hingga panen.


Kesimpulan

Video dari Ditjen PKH ini menegaskan satu hal penting: kunci sukses beternak ayam dimulai dari DOC.

Peternak tidak boleh lagi menganggap pemilihan DOC sebagai hal sepele. Justru di sinilah titik penentu untung atau rugi dalam usaha peternakan.

Dengan memilih DOC berkualitas dan mengikuti standar yang dianjurkan, peternak dapat meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan risiko kerugian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please enable JavaScript

Trending

Exit mobile version