Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah menetapkan sejumlah regulasi untuk menjaga keseimbangan produksi ayam ras pedaging dan telur konsumsi. Aturan ini bertujuan melindungi...
Bogor, Jabar – Berawal dari sebuah wacana di tahun 2025, langkah nyata untuk memperjuangkan nasib peternak rakyat kini menemui titik terang. Melalui visi besar mewujudkan kemandirian...
Industri perunggasan nasional kembali berada pada titik rawan ketidakseimbangan. Harga DOC (day old chick) atau ayam umur sehari masih bertahan pada level tinggi dan dinilai belum...
Oleh : Kusnan (Ketua Umum PERMINDO) Konsolidasi Nasional di Tengah Tantangan Industri Peternakan Di tengah dinamika industri peternakan nasional yang semakin kompetitif dan terintegrasi secara global,...
Oleh: PERMINDO (Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia) Latar Belakang Strategis ART Pada 2 April 2025, Amerika Serikat secara unilateral mengenakan tarif resiprokal sebesar 32% terhadap Indonesia....
Pendahuluan Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan untuk memperbaiki tata kelola industri perunggasan. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta menciptakan...
Jakarta, Februari 2026 – Pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan kesiapan mengalokasikan dana senilai Rp20 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap...
Jakarta, Februari 2026 — Menjelang momentum chick-in strategis sebelum Ramadan dan Idulfitri 2026, peternak rakyat mandiri di berbagai daerah menghadapi persoalan serius: pasokan day-old chick (DOC)...
PERMINDO kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan peternak rakyat melalui penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai isu strategis sektor perunggasan nasional. Kegiatan ini menjadi...
Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (PERMINDO) secara resmi dikukuhkan dan dipersiapkan menjadi jembatan strategis bagi sektor perunggasan rakyat di tahun 2026. Hal ini dinilai penting sebagai...